Lewati ke konten utama

Kapan Sebaiknya Beli Source Code Jadi, Kapan Harus Custom

Mustaf

03 September 2026

2 menit baca · 2,367 kali dibaca
Kapan Sebaiknya Beli Source Code Jadi, Kapan Harus Custom

Pertanyaan ini muncul di hampir setiap diskusi awal dengan klien: lebih baik beli aplikasi jadi lalu dimodifikasi, atau bangun dari nol?

Beli produk jadi masuk akal ketika…

  • Proses bisnis Anda standar. Kasir, invoice, dan inventory dasar bekerja dengan cara yang mirip di mana-mana. Kalau alur Anda tidak jauh berbeda, membangun ulang berarti membayar untuk sesuatu yang sudah ada.
  • Anda butuh berjalan minggu ini, bukan kuartal depan. Produk jadi bisa dipasang dan dipakai dalam hitungan hari.
  • Anggaran di bawah Rp10 juta. Di rentang ini, custom development hampir selalu berarti kompromi besar pada cakupan.

Custom development lebih murah dalam jangka panjang ketika…

  • Proses bisnis Anda adalah keunggulan kompetitif. Kalau cara Anda bekerja memang berbeda dan itu yang membuat Anda menang, memaksakannya ke dalam produk generik akan mengikis keunggulan itu.
  • Integrasi lebih rumit dari fiturnya. Menyambungkan ke sistem akuntansi, ERP, atau mesin produksi yang sudah ada sering lebih sulit daripada membangun fitur barunya.
  • Modifikasi yang dibutuhkan melebihi 40% produk. Ini ambang yang saya pakai. Di atas itu, Anda membayar biaya lisensi dan biaya development, sambil terikat pada struktur kode yang bukan dirancang untuk kebutuhan Anda.

Jalan tengah yang sering terlewat

Halaman 1 dari 2
‹ Sebelumnya 1 2 Selanjutnya ›
#bisnis #source code #custom development

Butuh implementasinya di bisnis Anda?

Kami bantu dari analisa sampai deployment.

Request Project